Sintang, Merdekapostnews.top
Aksi dugaan pembegalan terjadi pada Sabtu dini hari di kawasan Jalan YC Oevang Oeray, Baning, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius berupa patah tulang kaki dan jari tangan hingga harus dirujuk ke Pontianak untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, pelaku diduga berusaha mengambil telepon genggam (HP) dan sepeda motor milik korban. Namun, korban disebut tidak bersedia menghentikan kendaraannya saat diduga dihadang oleh pelaku.
Diduga karena korban tetap melaju, pelaku kemudian menendang sepeda motor yang dikendarai korban hingga menyebabkan korban terjatuh dan mengalami cedera serius.
Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian kaki serta cedera pada jari tangan. Kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut membuatnya harus dirujuk ke Pontianak.
Sementara itu, pelaku dilaporkan melarikan diri setelah kejadian. Hingga berita ini disusun, keberadaan pelaku belum diketahui. Belum ada pula keterangan resmi mengenai identitas maupun jumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas atau melintas pada malam hingga dini hari di kawasan Jalan YC Oevang Oeray, Baning, Kabupaten Sintang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan. Apabila menemukan situasi mencurigakan atau mengalami tindakan yang mengancam keselamatan, warga diharapkan segera mencari tempat aman dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Polisi Diharapkan Segera Bertindak
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti informasi dugaan pembegalan tersebut dengan melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri keberadaan pelaku.
Penanganan yang cepat dan penyelidikan secara menyeluruh diharapkan dapat mengungkap kronologi kejadian, memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memberikan kepastian hukum bagi korban.
Selain itu, masyarakat juga berharap adanya peningkatan patroli keamanan, khususnya pada malam hingga dini hari di kawasan yang dinilai rawan, guna mencegah terjadinya tindak kriminal serupa.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai kronologi lengkap kejadian, identitas korban, serta perkembangan pencarian pelaku masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Publish: Robby




