Sintang, Merdekapostnews.top
Beberapa pekan terakhir unggahan di salah satu akun TikTok viral menampilkan aktivitas diduga distribusi BBM bersubsidi di Desa Benayau KM 55, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Dalam video tersebut, disebut-sebut keterlibatan seorang yang disebut “Bos Bambang” dan perusahaan PT. RAMA KAPUAS INDAH.
Menurut unggahan, aktivitas bongkar muat BBM bersubsidi diduga berlangsung secara sembunyi-sembunyi dan telah berlangsung berbulan-bulan.
Kondisi itu menimbulkan pertanyaan publik karena hingga kini belum terlihat adanya tindakan penegakan hukum yang tegas terhadap pihak yang diduga terlibat.
Informasi bahwa nama Bambang dan PT. RAMA KAPUAS INDAH sering dikaitkan dengan kegiatan ini.
Namun, belum ada konfirmasi independen mengenai kepemilikan atau keterlibatan resmi kedua pihak tersebut dalam operasi distribusi BBM bersubsidi itu.
Terkait hal ini, publik mempertanyakan apakah aparat penegak hukum, termasuk Pertamina Kalimantan Barat, mengetahui adanya aktivitas tersebut.
Jika sudah mengetahuinya, publik menuntut penjelasan mengenai langkah yang telah diambil.
Jika belum, muncul pertanyaan mengapa dugaan pelanggaran itu bisa berlangsung lama tanpa pengawasan atau tindakan.
Masyarakat setempat dan warganet meminta ketegasan aparat untuk membongkar dugaan jaringan penjualan BBM subsidi ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebutkan maupun dari aparat penegak hukum.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
Tim


