Merdeka Post News
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Berita Terkini

Politik Hukum Indonesia Dianggap Kerdil, Akademisi Soroti Ketidakpastian Pembangunan dan Isu Korupsi

by PIMRED
September 9, 2026
in Berita Terkini
0
Politik Hukum Indonesia Dianggap Kerdil, Akademisi Soroti Ketidakpastian Pembangunan dan Isu Korupsi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Merdekapostnews.top

Praktisi dan Akademisi Hukum Pidana, Dr. Weldy Jevis Saleh, S.H., M.H., menilai narasi politik hukum di Indonesia saat ini mencerminkan ketidakmajuan dalam berpikir dan bernegara. Praktik politik “belah bambu” serta kebiasaan merombak kebijakan setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan dinilai menjadi penghambat utama kemajuan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur nasional.

“Setiap pergantian kepemimpinan eksekutif, baik di tingkat daerah maupun pusat, selalu diiringi perubahan peraturan. Bergantinya program pemerintah dengan dalih *like or dislike* membuat kepastian pembangunan makin tidak menentu,” tegas Weldy dalam keterangannya.

Kritik terhadap Kebijakan Baru dan Isu Hukum

Weldy menyoroti program-program strategis dari pemerintahan sebelumnya yang seharusnya dilanjutkan, namun kerap diubah atau dihentikan oleh rezim baru dengan dalih program pro-rakyat. Menurutnya, beberapa kebijakan baru seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih justru rentan dinunggangi kepentingan politik serta menimbulkan persoalan teknis di lapangan.

Selain ketidakpastian kebijakan, ancaman korupsi yang merambah berbagai sektor juga dinilai dapat membahayakan eksistensi negara, sebagaimana yang pernah terjadi pada beberapa negara di Afrika.

Weldy turut menyoroti penegakan hukum di Indonesia yang terkesan tidak pasti akibat bongkar-pasang peraturan perundang-undangan. Dampaknya, energi bangsa habis untuk isu-isu yang dinilai kurang mendesak:

Penyelesaian Kasus Hukum: Penanganan kasus korupsi bernilai fantastis, seperti dugaan penyimpangan pada program MBG, dinilai harus lebih diprioritaskan ketimbang polemik politik.

Polemik Ijazah Pemimpin: Perdebatan berkepanjangan terkait isu ijazah mantan Presiden Joko Widodo hingga Wakil Presiden yang sedang menjabat dinilai membuang energi nasional.

Pengalihan Isu Prioritas: Aksi saembara atau narasi yang dibangun oleh sejumlah figur publik—seperti Roy Suryo, Dr. Tifa, Prof. Denny Indrayana, dan Mercy Sihombing—dinilai mengalihkan fokus dari persoalan mendasar seperti korupsi, kerusakan lingkungan, hingga ketimpangan ekonomi dan SDM di daerah tertinggal, termasuk Papua dan Aceh.

Menuju Indonesia Emas 2045

Mengutip ungkapan R.A. Kartini, “Door Duisternis tot Licht” (Habis Gelap Terbitlah Terang), Weldy berharap Indonesia dapat segera melewati masa-masa sulit ini menuju pembenahan tata kelola negara yang lebih matang.

“Harapannya tidak ada lagi polemik antar-anak bangsa yang hanya bertujuan mencari kesalahan sesama. Fokus utama harus dikembalikan pada penyelesaian ketimpangan hukum, ekonomi, dan pembangunan SDM di seluruh pelosok negeri demi tercapainya cita-cita Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Narahubung Media:

*Dr. Weldy Jevis Saleh, S.H., M.H.*

*Praktisi & Akademisi Hukum Pidana*

(Red Jimy)

Previous Post

Cegah Dampak Asap Karhutla, Tim Penyuluh Mabes TNI Bersama Koramil dan Polsek Silat Hulu Bagikan Masker

Next Post

Bupati Batu Bara Dorong Lahirnya Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter Serta Berakhlak

Next Post
Bupati Batu Bara Dorong Lahirnya Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter Serta Berakhlak

Bupati Batu Bara Dorong Lahirnya Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter Serta Berakhlak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ragam
  • Terkini

Recent Posts

  • Deteksi Dini Generasi Sehat, Koptu Damianus Dung Dampingi Posyandu di Desa Sungai Setulang
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu Hadir dalam Pembagian Bantuan di Desa Temuyuk
  • Peduli Kebutuhan Warga, Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Melapi
  • PETI Merusak Jalan Penghubung,Warga Setempat Keluhkan Kerusakan dan Bahaya Jalan untuk Anak Sekolah
  • Cegah Karhutla, Koramil 18/Puring Kencana Gencarkan Patroli di Wilayah Rawan

Recent Comments

  1. News mengenai 26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis
  2. Dari warlok mengenai Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas
  3. Muhhasim mengenai Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In