Batu Bara, Merdekapostnews.top
Mantan Kepling III Ramli, Kelurahan Indrapura, Kec. Air Putih, Kab. Batu Bara, yang diduga sebagai “kepling bayangan” di Kantor Lurah Indrapura, Kec. Air Putih, Kab. Batu Bara, mengamuk kepada wartawan di Kantor Kelurahan Indrapura pada hari Selasa, 26 Mei 2026, pukul 10.38 WIB.
*Kronologi kejadian*
Wartawan media online Merdekapostnews datang ke Kantor Lurah Indrapura untuk memantau kinerja Kepling III Imam, Kelurahan Indrapura, yang diduga memiliki pekerjaan sampingan menjual ikan, dan Kepling VI Erwin, Kelurahan Indrapura, yang bekerja sebagai manajer di PT Madjin.
Sebelum Imam dan Erwin menjabat sebagai kepling, ayah kandung Kepling III Imam, Ramli, pernah menjabat sebagai Kepling III. Begitu juga ayah kandung Kepling VI Erwin, Misman panggilan Tambeng, pernah menjabat sebagai Kepling VI.
Sejak Imam dan Erwin menjabat, tugas piket Kepling III Imam dan Kepling VI Erwin di Kantor Lurah diduga selalu diambil alih oleh ayah kandung masing-masing.
Karena itu, saat “kepling bayangan” Ramli dikonfirmasi wartawan Merdekapostnews, ia mengamuk dan membentak wartawan yang sedang melakukan kontrol sosial di Kantor Kelurahan Indrapura. Wartawan mempertanyakan apa status Ramli di Kantor Kelurahan Indrapura.
Mendengar pertanyaan wartawan, Ramli mengatakan:
“Asi itu aja kau tanya, masalahnya apa? Kau nengok aku kayak nggak sopan, kok kayak gitu. Apa sebabnya kau bertanya, nggak logika. Itu-itu aja kau tanyakan. Curiga, kau ada beking-beking aja kau. Iyalah ngekek-ngek anakku, maksud kau apa? Sok paten aja kau.
Kalau nanya, tanya betul. Tapi nggak kayak gitu cara kau bertanya. Tapi jangan tanya ‘di mana kepling-kepling’, maksudnya apa? Nggak ada hak kau. Kau di sini aja pandai kau. Kau didiamkan, nggak kau hargai orang tua.”
Lurah Indrapura yang sedang berada di ruangan kerjanya tidak dapat dikonfirmasi. Kata anggota Lurah, Nining, kepada wartawan, “Lurah lagi ada kerjanya,” pungkas Nining.

Sementara itu, Misman, ayah kandung Erwin yang juga diduga sebagai “kepling bayangan”, sebelumnya sudah dikonfirmasi wartawan pada hari Senin, 25 Mei 2026, pukul 10.39 WIB.
Saat itu Misman ditanya wartawan masih mengaku sebagai Kepling VI. “Bapak masih sebagai Kepling VI?” tanya wartawan kepada Misman. Dengan santainya, Misman dalam posisi duduk di bawah Kantor Kelurahan menjawab, “Masih,” pungkas Misman kepada wartawan.
Setelah itu wartawan naik ke atas Kantor Kelurahan Indrapura untuk meminta komentar Lurah melalui Seklur (Sekretaris Lurah) Sopander.
“Itu sudah dari dulu ada kayak gitu. Kalau itu tidak bisa saya jawab secara lirisnya. Dulu makanya Misman bisa sebagai Kepling VI di PT Madjin Indrapura dikarenakan Misman sebagai karyawan di PT Madjin.
Setelah Pak Misman pensiun sebagai Kepling VI akibat faktor usia, maka anak Misman, Erwin, yang menggantikan Misman sebagai Kepling VI di PT Madjin. Kenapa harus Erwin yang menggantikan orang tuanya sebagai Kepling VI di PT Madjin? Karena Erwin sebagai karyawan juga di PT Madjin, maka Erwin bisa menggantikan orang tuanya sebagai Kepling VI di PT Madjin.
Karyawan PT Madjin yang lainnya tidak bisa menggantikan orang tua Erwin sebagai Kepling VI di PT Madjin. Di Lingkungan VI PT Madjin, harus karyawan PT Madjin yang bisa menjadi Kepling VI. Yang bukan karyawan atau orang dari luar lingkungan PT Madjin tidak boleh menjadi kepling di lingkungan PT Madjin, karena Lingkungan VI yang ada dibuat hanya khusus di dalam lingkungan PT Madjin.
Misman boleh mengambil alih tugas anaknya Erwin piket di Kantor Kelurahan Indrapura, walaupun ada PP (Peraturan Pemerintah) yang melarang kepling tidak boleh mempunyai dua jabatan. Erwin diangkat sebagai Kepling VI hanya prosedur saja,” pungkas Sopander.
(Samsir Alam)


