Merdeka Post News
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Berita Terkini

OTT Bupati Pati Sudewo Berlangsung Berjam-jam, KPK Ungkap Banyak Kendala di Lapangan

by PIMRED
Januari 22, 2026
in Berita Terkini, Hukum & Kriminal
0
OTT Bupati Pati Sudewo Berlangsung Berjam-jam, KPK Ungkap Banyak Kendala di Lapangan
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Merdekapostnews.top

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan di balik lamanya proses operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo. Penangkapan yang dilakukan pada Minggu malam hingga dini hari itu berlangsung berjam-jam karena penyidik harus mengurai peran masing-masing pihak yang terlibat.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa OTT tersebut tidak dilakukan secara simultan. Penyidik lebih dulu mengamankan beberapa pihak sebelum akhirnya menetapkan dan menangkap Sudewo.

“Penangkapan tidak dilakukan bersamaan. Ada yang diamankan sekitar pukul 20.00 WIB, kemudian pukul 23.00 WIB, hingga lewat tengah malam. Penyidik harus memastikan keterkaitan peran satu sama lain,” ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Menurut KPK, salah satu kendala dalam OTT ini adalah upaya sejumlah pihak yang diduga mencoba menghambat proses penyidikan, termasuk dengan menghapus data pada perangkat komunikasi. Penyidik juga menemukan adanya indikasi saling memberi informasi antar pihak saat operasi berlangsung.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita uang tunai sekitar Rp2,6 miliar yang diduga berasal dari praktik pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati. Uang itu disebut dikumpulkan oleh kelompok yang dikenal sebagai “Tim 8” dari sejumlah kepala desa sebelum diserahkan kepada Sudewo.

KPK telah menetapkan empat orang tersangka, yakni Bupati Pati Sudewo serta tiga kepala desa yang diduga berperan sebagai perantara dalam pengumpulan uang. Para tersangka kini ditahan di Rumah Tahanan KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

KPK menegaskan akan terus mendalami aliran uang dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini. Kasus tersebut menjadi perhatian publik karena memperlihatkan dugaan praktik korupsi yang melibatkan kepala daerah dan jaringan di tingkat pemerintahan desa.(Red)

Previous Post

MK Tegaskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dituntut Pidana atau Perdata atas Karya Jurnalistiknya

Next Post

Pro Kontra Maxride Kembali Memanas

Next Post
Pro Kontra Maxride Kembali Memanas

Pro Kontra Maxride Kembali Memanas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ragam
  • Terkini

Recent Posts

  • Deteksi Dini Generasi Sehat, Koptu Damianus Dung Dampingi Posyandu di Desa Sungai Setulang
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu Hadir dalam Pembagian Bantuan di Desa Temuyuk
  • Peduli Kebutuhan Warga, Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Melapi
  • PETI Merusak Jalan Penghubung,Warga Setempat Keluhkan Kerusakan dan Bahaya Jalan untuk Anak Sekolah
  • Cegah Karhutla, Koramil 18/Puring Kencana Gencarkan Patroli di Wilayah Rawan

Recent Comments

  1. News mengenai 26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis
  2. Dari warlok mengenai Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas
  3. Muhhasim mengenai Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In