Merdeka Post News
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Berita Terkini

Dan Akhirnya Sungai Kapuas Tinggal Nama, Akibat Keserakahan Manusia

by PIMRED
Mei 29, 2025
in Berita Terkini
0
Dan Akhirnya Sungai Kapuas Tinggal Nama, Akibat Keserakahan Manusia
Share on FacebookShare on Twitter

Sintang, Merdekapostnews.top

Dipertanyakan : di mana pemerintah daerah yang ada? Apa kerja aparat penegak hukum?!!!

Sungai Kapuas bukan hanya sekadar sungai atau destinasi wisata. Ia juga dianggap sebagai urat nadi kehidupan bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Dengan panjang mencapai 1.143 kilometer, Kapuas menjadi sungai terpanjang di Indonesia sekaligus salah satu yang terpanjang di dunia—kebanggaan warga Kalbar.

Sungai ini mengalir dari Pegunungan Müller hingga bermuara di Laut Natuna, membawa kehidupan bagi jutaan orang yang bergantung padanya. Dikelilingi oleh hutan tropis yang asri sejauh mata memandang, sungai ini juga berfungsi sebagai jalur transportasi utama yang menghubungkan berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Namun, semua itu dipastikan hanya akan tinggal mimpi jika negara membiarkan maraknya PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) yang menjamur di sepanjang Sungai Kapuas.

Mulai dari Kabupaten Sanggau, Semuntai dan sekitarnya; Kabupaten Sekadau, Belitang dan sekitarnya; Kabupaten Sintang dari Sepauk bahkan hingga mendekati Kota Sintang sampai ke perbatasan Kapuas Hulu; serta Kabupaten Kapuas Hulu di sepanjang Sungai Kapuas—menjamur ribuan mesin tambang ilegal yang mengeruk emas dari dasar sungai tersebut.

Dulu, Sungai Kapuas menjadi ikon Kalbar. Bahkan, sungai ini sering dibicarakan oleh masyarakat internasional sebagai destinasi wisata. Daya tarik Sungai Kapuas juga terletak pada keberadaannya sebagai rumah bagi lebih dari 700 spesies ikan, termasuk Arwana Super Red—ikan langka dan bernilai tinggi, yang kini disayangkan telah punah akibat keserakahan manusia demi perut semata.

Sangat disayangkan bahwa sungai yang menjadi kebanggaan Kalbar dan bernilai tinggi bagi Indonesia ini kini menghadapi tantangan besar: pencemaran dan deforestasi yang mengancam kelestariannya.

Jasli, salah seorang jurnalis yang tajam menyoroti kerusakan alam dan lingkungan, menyayangkan kondisi ini yang semakin masif terjadi. Bahkan, beberapa laman pemberitaan menyebut adanya setoran dalam setiap aktivitas PETI, dengan nilai yang fantastis—mencapai miliaran rupiah.

“Jika hal ini terus dibiarkan tanpa solusi dari pemerintah daerah maupun pusat, maka Kapuas hanya akan tinggal nama dan cerita untuk anak cucu kita kelak,” terang Jasli kepada media ini.

Jasli berharap sudah waktunya negara hadir dalam kasus ini, bukan sekadar wacana. Ia juga menyinggung dugaan adanya setoran kepada aparat penegak hukum, bahkan hingga ke tingkat Kapolri dan Panglima TNI, serta meminta ketegasan terhadap oknum yang terlibat. Jasli juga menyoroti adanya dugaan pembungkaman pemberitaan terhadap jurnalis, baik melalui ancaman maupun suap, yang harus segera ditindak tegas.

Kepada masyarakat Kalbar yang banyak bergantung pada pekerjaan di pertambangan emas, Jasli berharap agar pemerintah daerah bisa memberikan legalitas kerja tanpa merusak lingkungan. Jangan sampai alam dirusak secara membabi buta, karena kehidupan kita ke depan—terutama untuk anak cucu—masih sangat bergantung pada kelestariannya.

Tim

Previous Post

Jika Masih Hidup, Bujang Beji dan Temenggung Marubai Pasti Menangis

Next Post

Intel TNI Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Wartawan

Next Post
Intel TNI Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Wartawan

Intel TNI Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Wartawan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ragam
  • Terkini

Recent Posts

  • Jud! Sabung Ayam Diduga Terorganisir di Keranji, Warga Pertanyakan Sikap APH
  • Deteksi Dini Generasi Sehat, Koptu Damianus Dung Dampingi Posyandu di Desa Sungai Setulang
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu Hadir dalam Pembagian Bantuan di Desa Temuyuk
  • Peduli Kebutuhan Warga, Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Melapi
  • PETI Merusak Jalan Penghubung,Warga Setempat Keluhkan Kerusakan dan Bahaya Jalan untuk Anak Sekolah

Recent Comments

  1. News mengenai 26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis
  2. Dari warlok mengenai Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas
  3. Muhhasim mengenai Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In