Merdeka Post News
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Lintas Daerah

Mbok Yem, Legenda Warung Lawu, Tutup Usia di Magetan

by PIMRED
April 23, 2025
in Lintas Daerah
0
Mbok Yem, Legenda Warung Lawu, Tutup Usia di Magetan
Share on FacebookShare on Twitter

MAGETAN, Merdekapostnews.com

Kabar duka datang dari dunia pendakian Gunung Lawu. Mbok Yem (Wakiyem), pemilik warung makan pertama di Puncak Gunung Lawu sejak tahun 1980-an, berpulang di rumahnya, Gonggang, Poncol, Magetan, pada 23 April 2025. Sebelumnya, ia sempat menjalani perawatan di RS PKU Aisyiyah akibat pneumonia yang dideritanya.

Juru bicara keluarga membenarkan berita duka ini dan menyebutkan bahwa prosesi pemakaman akan dilaksanakan di pemakaman umum Desa Gonggang pada hari yang sama.

Bagi para pendaki Gunung Lawu, nama Mbok Yem bukan sekadar pemilik warung, tetapi juga simbol ketangguhan dan keramahan. Warungnya yang terletak di Pelawangan, atau kawasan puncak Lawu, telah menjadi tempat istirahat bagi para pendaki selama lebih dari empat dekade.

Di tengah udara dingin dan perjalanan yang melelahkan, kehadiran warung Mbok Yem selalu menjadi penyelamat. Sajian khas nasi pecel Lawu dan teh hangat menjadi favorit bagi para pendaki yang ingin mengisi tenaga sebelum melanjutkan perjalanan atau turun dari puncak.

Kepergian Mbok Yem meninggalkan duka bagi banyak pendaki, salah satunya Sudarto, seorang pecinta alam dari GAB (Gembala anak Bumi) Delanggu, Klaten, yang sering mampir ke warungnya saat mendaki Gunung Lawu.

“Mbok Yem bukan sekadar penjual makanan, tapi juga sosok yang selalu menyambut kami dengan senyum hangat. Tidak peduli kami datang pagi atau tengah malam, warungnya selalu terbuka. Beliau selalu bertanya keadaan kami, apakah butuh makanan, atau sekadar tempat berlindung dari cuaca buruk. Kehadirannya membuat Gunung Lawu terasa lebih ramah dan bersahabat,” kenang Sudarto dengan haru.

Baginya, warung Mbok Yem adalah ikon pendakian Lawu, tempat di mana para pendaki bukan hanya mendapatkan makanan, tetapi juga cerita dan semangat untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Kepergian Mbok Yem menjadi kehilangan besar bagi dunia pendakian. Media sosial dipenuhi dengan ungkapan belasungkawa dari para pecinta alam yang mengenangnya sebagai sosok yang berjasa bagi ribuan pendaki selama puluhan tahun.

Kini, sosok mbok Yem penjaga warung sederhana yang berdiri kokoh di atas Gunung Lawu di ketinggian 3.150 Mdpl tinggal kenangan. Namun, semangat dan ketulusan Mbok Yem akan tetap hidup dalam cerita-cerita para pendaki yang pernah singgah di warungnya.

Selamat jalan, Mbok Yem, Gunung Lawu akan selalu mengingat kehangatan dan perjuanganmu.

Gunung boleh tetap berdiri kokoh, tetapi kenangan tentang Mbok Yem tak akan tergantikan.

( Pitut Saputra )

Previous Post

KPK Bongkar Dugaan Keterlibatan Ridwan Kamil dalam Kasus Korupsi BJB: Rangkap Jabatan saat Menjabat Gubernur Jabar Jadi Sorotan

Next Post

Satres Narkoba Polres Purwakarta Ringkus Pengedar Sabu Dengan Barang Bukti 15 Paket

Next Post
Satres Narkoba Polres Purwakarta Ringkus Pengedar Sabu Dengan Barang Bukti 15 Paket

Satres Narkoba Polres Purwakarta Ringkus Pengedar Sabu Dengan Barang Bukti 15 Paket

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ragam
  • Terkini

Recent Posts

  • Deteksi Dini Generasi Sehat, Koptu Damianus Dung Dampingi Posyandu di Desa Sungai Setulang
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu Hadir dalam Pembagian Bantuan di Desa Temuyuk
  • Peduli Kebutuhan Warga, Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Melapi
  • PETI Merusak Jalan Penghubung,Warga Setempat Keluhkan Kerusakan dan Bahaya Jalan untuk Anak Sekolah
  • Cegah Karhutla, Koramil 18/Puring Kencana Gencarkan Patroli di Wilayah Rawan

Recent Comments

  1. News mengenai 26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis
  2. Dari warlok mengenai Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas
  3. Muhhasim mengenai Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In