Merdeka Post News
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Headline

Maraknya Aktivitas PETI di DAS Sanggau, Kapolres Tutup Mata, Akhirnya Masyarakat Turun Tangan Demo ke Lokasi PETI

by PIMRED
Mei 30, 2025
in Headline
0
Maraknya Aktivitas PETI di DAS Sanggau, Kapolres Tutup Mata, Akhirnya Masyarakat Turun Tangan Demo ke Lokasi PETI
Share on FacebookShare on Twitter

Sanggau, Kalbar , Merdekapostnews.top

Ramainya pemberitaan di media sosial beberapa hari lalu terkait penambangan emas tanpa izin (PETI), tidak disertai tindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Ada apa?

Maraknya aktivitas PETI di beberapa desa di Kabupaten Sanggau, khususnya di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, seperti Desa Semerangkai, Dusun Jonti, Dusun Sayu, Dusun Mapai, dan salah satunya di Desa Penyelimau, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalbar, membuat masyarakat setempat resah.

Beberapa video viral singkat dari warga sudah sangat jelas.

“Masyarakat Karang Taruna Desa Penyelimau, Kecamatan Kapuas, menolak adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI), khususnya di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas Sanggau,” ujar mereka pada Jumat, 30 Mei 2025.

Salah seorang warga yang identitasnya dirahasiakan menjelaskan, “Dikarenakan tempatnya itu kemarin tidak bisa ramai-ramai. Kalau ramai, karam.”

Di tempat terpisah, warga juga menyampaikan, “Sanggau tolak PETI. Intinya, kita harus menjaga Sungai Kapuas kita,” cetusnya dengan nada kesal.

Warga lain menambahkan, “Kita sudah sepakat, jangan ada aktivitas PETI di daerah Penyelimau kami. Tolong pikirkan, kalian lebih percaya tiga orang atau semua warga? Kami tidak bohong. Kami minta jangan di sini lagi. Kami minta kalian cabut dari sini. Kalau sampai masih ada, pokoknya kami tunggu kalian sampai pergi dari sini.

Berangkat kau! Pergi dari sini! Kalau lanting tidak mau dibakar, berangkat kalau mau aman! Ini Penyelimau, bukan negara lain yang terima duit,” terangnya.

Aktivitas PETI di Provinsi Kalbar sangat memprihatinkan. Dengan kejadian ini, seharusnya Aparat Penegak Hukum (APH) setempat mengambil tindakan tegas, bukan tutup mata atau pura-pura tidak tahu.

Masyarakat sangat berharap pihak kepolisian, khususnya Bapak Jenderal Kapolri dan Bapak Kapolda Kalbar, mengambil tindakan tegas terhadap kegiatan PETI tersebut—mulai dari bos pemodal (cukong), penampung emas ilegal, hingga mengusut tuntas siapa yang menjadi backing di balik kegiatan PETI tersebut—guna menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum yang berlaku.

Tim

Previous Post

Intel TNI Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Wartawan

Next Post

Viral! Jurnalis Dipukul dan Diancam Tembak di Bengkayang

Next Post
Viral! Jurnalis Dipukul dan Diancam Tembak di Bengkayang

Viral! Jurnalis Dipukul dan Diancam Tembak di Bengkayang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ragam
  • Terkini

Recent Posts

  • Jud! Sabung Ayam Diduga Terorganisir di Keranji, Warga Pertanyakan Sikap APH
  • Deteksi Dini Generasi Sehat, Koptu Damianus Dung Dampingi Posyandu di Desa Sungai Setulang
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu Hadir dalam Pembagian Bantuan di Desa Temuyuk
  • Peduli Kebutuhan Warga, Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Melapi
  • PETI Merusak Jalan Penghubung,Warga Setempat Keluhkan Kerusakan dan Bahaya Jalan untuk Anak Sekolah

Recent Comments

  1. News mengenai 26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis
  2. Dari warlok mengenai Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas
  3. Muhhasim mengenai Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In