Batu Bara, Merdekapostnews.top
Kepala Lingkungan (Kepling) III Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, diduga tidak profesional menampung keluhan salah seorang warganya, Agus. Padahal Agus menyampaikan keluhannya secara baik-baik kepada Kepling III Imam, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Agus menyampaikan keluhannya tentang parit tersumbat di depan rumahnya, sehingga saat hujan turun halaman rumah Agus tergenang air hujan yang bercampur air parit.
Agus menyampaikan keluhannya kepada Kepling III Imam dengan harapan ada solusi agar air parit di depan rumahnya tidak tersumbat. Namun keluhan Agus kepada Kepling III Imam tidak mendapatkan solusi, malah keluhan Agus berujung perdebatan antara Agus dengan Kepling III Imam melalui WhatsApp pada Jumat, 6 Juni 2026, pukul 20.34 WIB.

Melalui WhatsApp, Agus mengatakan kepada Imam, “Mam, bantu solusi soal parit ini, kasih petunjuk dulu,” pungkas Agus kepada Kepling III Imam.
“Dari dulu seperti itu, jika hujan aliran kita ke Indra Sakti di gorong-gorong tali air itu diperbaiki, bagus jalurnya. Itu zigzag dan kecil. Sampai ganti bupati kalau tidak diperbaiki, itu yang gitu-gitu saja. Apa lagi yang mau dibilang,” pungkas Kepling III Imam kepada Agus.
“Jadi mengenai ini, kau sebagai Kepling III soal ini, biarkan saja, tidak ada solusinya,” pungkas Agus kepada Kepling III Imam.
“Jadi mau kau apa? Akupun jadi keplingnya. Apa mau kau buat? Hujan pun tetap banjir kalau saluran di tali air itu tidak diperbaiki,” pungkas Kepling III Imam kepada Agus.
“Ini jalan parit pernah jalan lancar. Cuma di waktu dulu kau belum kepling,” pungkas Agus kepada Kepling III Imam.
Kepling III Imam dan Lurah Indrapura dikonfirmasi wartawan pada Selasa, tanggal 9 Juni 2026, pukul 11.30 WIB, tidak berada di Kantor Kelurahan Indrapura.
Sekretaris Lurah (Seklur) yang berada di Kantor Kelurahan Indrapura tidak berani menjawab pertanyaan wartawan terkait penyebab Lurah Indrapura tidak berada di kantor kelurahan. Seklur Indrapura meminta wartawan bertanya kepada Nining, rekan kerja Seklur Sopander.
“Tanyakan sama dia, nanti entah apa-apa pula beritanya dibuat, aku yang bilang,” pungkas Seklur Indrapura Sopander kepada wartawan. Nining, rekan kerja Seklur Indrapura, langsung menjawab pertanyaan wartawan, “Lurah Indrapura ajudan bupati juga,” pungkas Nining kepada wartawan.
Pada Kamis, tanggal 11 Juni 2026, pukul 12.00 WIB, Kepling III Imam berhasil dikonfirmasi kembali oleh wartawan di Kantor Kelurahan Indrapura. Kepling III Imam mengatakan, “Bagaimana, masa itu-itu saja yang dibilang. Dari dulu kalau hujan aliran dari Indrapura ke Indra Sakti di gorong-gorong itu zigzag dan kecil alirannya melewati bagian bawah tali air. Sampai ganti bupati kalau tidak diperbaiki, itu yang gitu-gitu saja. Apa lagi yang mau dibilang. Ayah, akupun pernah masuk ke parit membersihkannya,” pungkas Imam kepada wartawan.
Sementara itu, Lurah Indrapura yang berada di ruangan kerjanya tidak dapat lagi dikonfirmasi wartawan. Kata Seklur, Lurah Indrapura tidak mau ditemui wartawan karena Lurah Indrapura sedang sibuk.
(Samsir Alam)


