Sekadau, Merdekapostnews.top
Viral beredar di medsos “FB” sejumlah warga belitang hulu Kabupaten Sekadau mengeluhkan kondisi air sungai yang diduga tercemar akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah setempat.
Air sungai yang sebelumnya digunakan untuk keperluan hari-hari kini berubah keruh dan diduga akibat aktivitas pertambangan emas tanpa izin PETI.
Menurut keterangan Andi dalam cuitan medsos FB, tepatnya sungai belitang atau sungai Dandi bos, daerah balai sepuak”,tulisnya dalam perbincangan FB.
Warga mengaku khawatir karena kondisi tersebut berdampak pada kehidupan masyarakat setempat.
Selain menyoroti persoalan pencemaran, sejumlah warga juga menyampaikan,dugaan ada pembiararan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.
Namun saat awak media konfirmasi kepada Kapolsek Belitang Hulu IPDA Budi Hamdani, terkait hal tersebut, Kapolsek menyampaikan bukan bang, hanya ada pemasangan gorong- gorong di Kedang temilah, boleh konfirmasi ke kepala desa, iya juga menyampaikan,hanya komentar liar”,ucap Kapolsek melalui via WhatsApp kepada wartawan, Senin, 03/08/26.
Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan, secara jelas dan transparan terhadap dugaan tersebut, sekaligus mengambil langkah tegas, untuk menghentikan apa bila pencemaran tersebut benar akibat aktivitas PETI yang diduga merusak lingkungan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi, mengenai dugaan pencemaran sungai maupun tudingan yang disampaikan oleh warga.
Demi menjaga asas praduga tak bersalah, redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.
Tim Red


