Merdeka Post News
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Berita Terkini

Pelaku Wisata Dilarang Ngepruk Harga Jelang Libur Lebaran

by PIMRED
Maret 17, 2026
in Berita Terkini
0
Pelaku Wisata Dilarang Ngepruk Harga Jelang Libur Lebaran
Share on FacebookShare on Twitter

KLATEN, Merdekapostnews.top

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Klaten, Purwanto, menegaskan larangan tegas terhadap praktik ngepruk harga oleh pelaku usaha wisata menjelang libur Lebaran. Pernyataan itu disampaikan saat ditemui usai kegiatan sosialisasi BPJS Kesehatan bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan internal Disbudporapar, yang digelar siang ini di aula dinas. Menurut Purwanto, momentum libur Lebaran harus dimanfaatkan untuk memperkuat citra pariwisata daerah, bukan untuk mengeksploitasi pengunjung melalui kenaikan harga yang tidak wajar (17/03/2026).

Purwanto menjelaskan pada awak media bahwa pihak dinas telah menghimbau seluruh pengelola objek wisata, pelaku usaha kuliner, pedagang kaki lima, dan pekerja terkait untuk menahan diri dari praktik penetapan harga yang merugikan wisatawan. Ia menegaskan bahwa tindakan ngepruk tidak hanya merusak kepercayaan pengunjung, tetapi juga berdampak jangka panjang pada reputasi destinasi wisata Klaten. “Kita ingin pengunjung pulang dengan pengalaman positif sehingga mereka kembali dan merekomendasikan Klaten kepada orang lain,” ujarnya.

Selain soal harga, aspek keselamatan turut menjadi fokus utama dalam persiapan menghadapi lonjakan kunjungan selama libur Lebaran. “Disbudporapar telah memerintahkan pengelola wisata untuk mengedepankan faktor keselamatan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan dalam pertemuan yang baru baru ini digelar bersama para pelaku wisata baru baru ini.” terang Purwanto. Instruksi tersebut mencakup penambahan tim SAR di lokasi-lokasi rawan, pengecekan berkala fasilitas penunjang, serta pemeliharaan sarana permainan dan wahana air agar selalu dalam kondisi prima.

Beberapa langkah teknis yang diminta antara lain pemeriksaan struktur gondola, pengecekan sistem kelistrikan, pengujian rem dan pengaman pada wahana permainan, serta penataan jalur evakuasi yang jelas. Untuk wahana air, pengelola diwajibkan memastikan kualitas air, ketersediaan pelampung, dan kesiapan petugas penyelamat. Purwanto menegaskan bahwa keselamatan pengunjung adalah prioritas yang tidak boleh ditawar demi alasan keuntungan semata.

“Dalam rangka meningkatkan kesiapan operasional, Disbudporapar juga mendorong koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pihak kepolisian.” ungkapnya. Koordinasi ini bertujuan memastikan ketersediaan layanan darurat, pengaturan lalu lintas menuju objek wisata, serta penegakan aturan terkait protokol kesehatan dan ketertiban umum. Sinergi antar instansi dinilai penting agar penanganan situasi darurat bisa cepat dan terkoordinasi.

Lebih jauh, Purwanto menilai bahwa “Libur Lebaran merupakan peluang strategis untuk mempromosikan potensi wisata Klaten. Dengan antisipasi yang matang dan pelayanan yang ramah, diharapkan lonjakan kunjungan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan destinasi baru, produk lokal, dan paket wisata yang berkelanjutan. Ia mengimbau pengelola untuk menyiapkan informasi wisata yang mudah diakses, termasuk peta lokasi, jam operasional, dan daftar harga yang transparan.” paparnya.

Untuk mendukung promosi, Menurut Purwanto “Disbudporapar juga berencana terus mendorong sosialisasi agenda wisata Klaten melalui aplikasi wisata lokal dan memfasilitasi kegiatan pemasaran terpadu yang melibatkan pelaku usaha lokal, komunitas pariwisata, dan media.” jelasnya. Kegiatan ini meliputi sosialisasi paket wisata keluarga, serta program edukasi singkat tentang kearifan lokal dan pelestarian lingkungan. Purwanto berharap upaya bersama ini tidak hanya meningkatkan kunjungan jangka pendek, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif.

Kebersihan dan kenyamanan menjadi perhatian lain yang mendapat penekanan. Pengelola diminta menambah titik sampah, menata area parkir, serta memastikan fasilitas umum seperti toilet dan tempat istirahat dalam kondisi bersih. Upaya ini dinilai krusial untuk menciptakan pengalaman berwisata yang menyenangkan dan aman bagi semua kalangan, termasuk keluarga dan lansia. Penataan fasilitas pendukung juga akan membantu mengurangi potensi gangguan lalu lintas dan kemacetan di sekitar objek wisata.

Sumber daya manusia menjadi faktor penentu kualitas layanan. Disbudporapar mendorong pelatihan bagi tenaga kerja di sektor pariwisata, terutama terkait pelayanan prima dan penanganan keadaan darurat. Pelatihan singkat tentang pertolongan pertama, komunikasi krisis, dan etika pelayanan diharapkan dapat meningkatkan kesiapan petugas di lapangan. Tenaga kerja yang terlatih akan menjadi garda terdepan dalam menjaga citra pariwisata Klaten.

Sebagai langkah preventif, dinas akan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah objek wisata menjelang dan selama masa libur Lebaran. Inspeksi ini bertujuan memastikan kepatuhan terhadap aturan harga, standar keselamatan, dan protokol operasional. Pengelola yang ditemukan melanggar ketentuan akan diberikan sanksi administratif sesuai peraturan daerah yang berlaku. Pendekatan tegas namun adil ini diharapkan memberi efek jera sekaligus menjaga standar pelayanan.

Purwanto juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga suasana kondusif selama libur Lebaran. Peran warga, komunitas lokal, dan pengunjung sangat penting dalam menciptakan lingkungan wisata yang aman, bersih, dan ramah. Kesadaran kolektif terhadap etika berwisata, kepedulian terhadap lingkungan, dan kepatuhan terhadap aturan akan memperkuat daya tarik Klaten sebagai destinasi yang layak dikunjungi.

Menutup pernyataannya, Purwanto menegaskan kembali komitmen Disbudporapar untuk memastikan libur Lebaran berlangsung aman, tertib, dan penuh keramahan. “Dengan langkah-langkah pengawasan, peningkatan keselamatan, promosi terarah, dan keterlibatan semua pihak, Klaten diharapkan mampu menyambut lonjakan wisatawan tanpa mengorbankan kualitas layanan dan citra daerah.” tegasnya. Libur Lebaran bukan hanya soal jumlah pengunjung, melainkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa pariwisata Klaten siap memberikan pengalaman yang berkesan dan berkelanjutan.

( Pitut Saputra )

Previous Post

Jelang Lebaran, Dandim 1206/Putussibau Bagikan Bingkisan THR Kepada Seluruh Anggota dan Jajarannya

Next Post

Warga Klaten Mengenang Peringatan 40 Harian Benny Indra Ardhianto

Next Post
Warga Klaten Mengenang Peringatan 40 Harian Benny Indra Ardhianto

Warga Klaten Mengenang Peringatan 40 Harian Benny Indra Ardhianto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ragam
  • Terkini

Recent Posts

  • Jud! Sabung Ayam Diduga Terorganisir di Keranji, Warga Pertanyakan Sikap APH
  • Deteksi Dini Generasi Sehat, Koptu Damianus Dung Dampingi Posyandu di Desa Sungai Setulang
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1206-13/Bunut Hulu Hadir dalam Pembagian Bantuan di Desa Temuyuk
  • Peduli Kebutuhan Warga, Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Melapi
  • PETI Merusak Jalan Penghubung,Warga Setempat Keluhkan Kerusakan dan Bahaya Jalan untuk Anak Sekolah

Recent Comments

  1. News mengenai 26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis
  2. Dari warlok mengenai Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas
  3. Muhhasim mengenai Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In