Gresik, Merdekpostnews.top
Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kelurahan Tenggulunan, Kecamatan Kebomas, Gresik, pada Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 18.30 WIB. Kereta Api Komuter Jenggala menabrak sebuah truk trailer bermuatan kayu gelondongan yang sedang melintas, mengakibatkan satu korban jiwa.
Asisten masinis KA Jenggala, Abdillah Ramdan (37), meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Semen Gresik. Masinis kereta, Purwo Pranoto, dilaporkan mengalami luka berat akibat insiden ini.
Kecelakaan terjadi ketika truk yang dikemudikan oleh Majuri (60), warga Lamongan, melintas di perlintasan tanpa penjagaan. Di saat bersamaan, KA Jenggala melaju dari Stasiun Indro menuju Stasiun Pasar Turi. Benturan keras tidak terhindarkan. Kayu gelondongan dari truk bahkan menancap di bagian depan lokomotif.
Sebanyak 130 penumpang KA 470 sempat dievakuasi dan dipindahkan ke rangkaian pengganti untuk melanjutkan perjalanan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan insiden ini tidak mengganggu operasional kereta jarak jauh karena jalur yang dilalui merupakan jalur cabang.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Ia menegaskan pentingnya berhenti, menengok kanan-kiri, dan memastikan tidak ada kereta yang melintas.
KAI juga menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap pengemudi dan pemilik truk, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
(RED)













