Batu Bara, Merdekapostnews.top
Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Helda, yang menjabat sebagai staf di Kantor Sekretariat DPRD Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, sekaligus merangkap sebagai Penjabat (PJ) Kepala Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, diduga sering tidak masuk kantor. Helda juga disebut-sebut tidak pernah terlihat di Kantor Desa Bagan Dalam maupun di Kantor Sekretariat DPRD saat wartawan datang untuk menemuinya.
Sebelum merangkap sebagai staf di Sekretariat DPRD, Helda terlebih dahulu menjabat sebagai PJ Desa Bagan Dalam. Sejak tanggal 29 Oktober, pukul 10.46 WIB, wartawan beberapa kali mendatangi Kantor Desa Bagan Dalam dalam rangka peliputan acara sosialisasi pengelolaan keuangan desa. Namun, Helda tidak pernah terlihat berada di tempat.

Setiap kali wartawan datang, dan menanyakan keberadaan Helda kepada perangkat desa, jawaban yang diterima selalu, “Tidak tahu.”
Hal serupa juga terjadi setelah Helda merangkap jabatan di Kantor Sekwan DPRD Batu Bara. Helda tetap tidak pernah berhasil ditemui wartawan. Sebelum menjabat sebagai staf di bagian umum, Helda pernah menjabat sebagai Kasubag (Kepala Sub Bagian) merangkap Ketua Tim (Katim). Namun, meskipun menjabat di posisi strategis, ia juga jarang terlihat berada di ruang Humas ketika dicari oleh wartawan.
Dari info terbaru, pada hari Selasa, 8 Juli, pukul 15.00 WIB, Helda tidak tampak di ruang bagian umum. Seorang pegawai Sekwan bernama Emelda mengatakan, “Sejak Helda pulang naik haji pada 25 Juni, dia belum pernah masuk kantor. Padahal, Asisten Rusian Heri, S.Sos., yang juga baru pulang haji, sudah mulai masuk kerja,” ujarnya kepada wartawan pada Kamis, 3 Juli, pukul 15.00 WIB.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum, Mardiah, menambahkan bahwa Helda memang diberi cuti naik haji selama 40 hari. “Tapi ya nggak tahu juga, 30 hari atau 40 hari,” kata Mardiah.
Staf bagian umum lainnya, Beti, mengungkapkan bahwa pada hari Rabu, 16 Juli, Helda juga tidak masuk kantor. “Sejak Bapak (wartawan) sering datang ke sini, Helda hanya beberapa kali masuk kantor. Setelah itu, tidak masuk lagi sampai hari ini,” ujar Beti.
Ia juga menambahkan bahwa saat Helda menjabat sebagai Kasubag Ketua Tim, ia sering dibawa oleh salah satu anggota DPRD Batu Bara dari Fraksi PAN, Bariah.
Masyarakat dan para wartawan berharap Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., yang saat ini tengah gencar menertibkan pegawai yang tidak disiplin, agar dapat mengambil tindakan tegas. Terutama kepada Helda, yang diduga kuat telah beberapa kali mangkir dari tugas baik di kantor desa maupun kantor DPRD.
(Samsir Alam)













