KLATEN, merdekapostnews.top
Kabar gembira datang dari Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten yang kembali menghadirkan program mudik gratis untuk Lebaran 2026. Program bertajuk #berteMUDIKlaten ini membuka pendaftaran bagi perantau asal Klaten yang bekerja di wilayah Jabodetabek, memberi kesempatan pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya transportasi. Rute yang disediakan adalah TMII Jakarta menuju Klaten dengan jadwal keberangkatan pada 16 Maret 2026. Pendaftaran dibuka mulai 4 Februari hingga 4 Maret 2026, jadi bagi yang berminat sebaiknya segera mendaftar agar tidak kehabisan kuota (12/02/2026).
Melansir dari portal web resmi Dishub Klaten Program mudik gratis ini ditujukan khusus untuk warga Klaten yang berdomisili di luar daerah dan bekerja di sektor informal. Syarat utama yang harus dipenuhi adalah memiliki KTP atau KK dengan domisili Kabupaten Klaten, bekerja di sektor informal seperti pedagang kaki lima, buruh harian, ojek, atau pekerjaan serupa yang tidak memiliki jaminan transportasi dari tempat kerja, serta maksimal empat orang dalam satu KK yang dapat mendaftar bersama. Ketentuan ini dibuat agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau mereka yang paling membutuhkan dukungan saat momen pulang kampung. Bagi keluarga yang ingin pulang bersama, pendaftaran per KK memudahkan pengaturan tempat duduk dan administrasi.
Pendaftaran dibuat semudah mungkin melalui jalur online untuk mengakomodasi perantau yang sibuk. Pendaftar dapat mengakses Web Pedamateng atau menggunakan aplikasi JNN untuk mengisi data, mengunggah dokumen pendukung, dan menerima konfirmasi secara digital. Selain pendaftaran online, panitia juga menyediakan kontak person untuk wilayah Jabodetabek dan Dishub Klaten yang bisa dihubungi jika ada kendala atau pertanyaan terkait pendaftaran, titik kumpul, atau fasilitas selama perjalanan. Nomor-nomor kontak tersebut penting disimpan agar proses pendaftaran dan koordinasi keberangkatan berjalan lancar.
Manfaat program mudik gratis jauh melampaui sekadar menghemat biaya. Bagi banyak keluarga di kampung halaman, kepulangan perantau berarti momen berkumpul yang tak ternilai, terutama ketika biaya menjadi penghalang. Dengan adanya mudik gratis, beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan dapat berkurang karena perantau tidak perlu menabung ekstra atau meminjam untuk ongkos pulang. Selain itu, program ini membantu menjamin keselamatan perjalanan karena peserta diberangkatkan melalui armada yang terkoordinasi dan diawasi oleh Dishub, sehingga risiko perjalanan yang tidak teratur atau menggunakan moda transportasi yang kurang aman dapat diminimalkan.
Pelaksanaan mudik gratis juga berkontribusi pada pengelolaan arus mudik secara lebih teratur. Dengan menyiapkan armada khusus dan titik kumpul yang jelas, Dishub Klaten dapat mengurangi kepadatan pada terminal umum dan stasiun, serta membantu distribusi penumpang agar tidak terjadi penumpukan di satu lokasi. Hal ini penting terutama pada masa puncak mudik ketika permintaan transportasi melonjak. Selain aspek teknis, program ini memperlihatkan perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang berada jauh dari rumah, menegaskan bahwa momen kebersamaan keluarga tetap menjadi prioritas.
Agar pengalaman mudik gratis berjalan mulus, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan calon peserta. Pertama, daftar lebih awal begitu pendaftaran dibuka untuk mengamankan kuota, menunda pendaftaran berisiko kehabisan tempat. Kedua, siapkan dokumen identitas seperti KTP atau KK dan pastikan data yang diunggah sesuai dengan persyaratan. Ketiga, periksa ketentuan barang bawaan yang diperbolehkan agar tidak ada masalah saat keberangkatan, biasanya ada batasan untuk barang berukuran besar atau barang berbahaya. Keempat, datang tepat waktu ke titik kumpul yang ditentukan agar armada dapat berangkat sesuai jadwal. Terakhir, bawa kebutuhan pribadi secukupnya seperti masker, hand sanitizer, dan obat-obatan ringan untuk kenyamanan selama perjalanan.

Bagi yang belum pernah mengikuti program mudik gratis sebelumnya, pengalaman ini sering kali menjadi solusi praktis dan emosional. Pulang kampung tanpa beban biaya memberi ruang bagi perantau untuk fokus pada kebersamaan dengan keluarga, persiapan acara Lebaran, dan momen silaturahmi yang kerap dirindukan. Selain itu, kesempatan ini juga dapat dimanfaatkan untuk mempererat jaringan sosial di kampung halaman, berbagi cerita pengalaman hidup di perantauan, dan merencanakan kegiatan bersama keluarga setelah kembali.
Penting juga bagi calon peserta untuk memanfaatkan saluran informasi resmi agar tidak terjebak pada penipuan atau informasi palsu. Pendaftaran resmi hanya melalui Web Pedamateng dan aplikasi JNN, serta konfirmasi melalui kontak person yang disediakan oleh panitia. Hindari mendaftar melalui pihak ketiga yang tidak resmi atau diminta membayar biaya pendaftaran, karena program ini memang digadang-gadang gratis untuk peserta yang memenuhi syarat. Jika ragu, hubungi kontak resmi Dishub Klaten untuk memastikan keabsahan informasi.
Program #berteMUDIKlaten merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan warganya, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal dan menghadapi keterbatasan ekonomi. Dengan memanfaatkan kesempatan ini, perantau asal Klaten yang berada di Jabodetabek dapat merencanakan kepulangan dengan lebih tenang dan fokus pada makna kebersamaan. Ingat tanggal pentingnya yakni pendaftaran 4 Februari hingga 4 Maret 2026 dan keberangkatan pada 16 Maret 2026. Siapkan dokumen, daftar segera, dan pastikan semua persyaratan terpenuhi agar perjalanan pulang kampung menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
( Pitut Saputra )












