Bekasi, Merdekapostnew.top
Longsor kembali terjadi di kawasan TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi, Gunungan sampah dengan ketinggian puluhan meter dilaporkan ambruk dan menyeret tiga unit truk sampah hingga terperosok ke aliran kali di sekitar area pembuangan, Jumat, 02 Januari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, saat sejumlah truk tengah beroperasi membuang muatan. Material sampah yang labil diduga tak mampu menahan beban, sehingga longsor tak terhindarkan dan menutup sebagian jalur operasional.
Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Sukadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. “Pengemudi truk berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban meninggal, hanya kerugian materi,” ujarnya kepada wartawan.
Proses evakuasi truk berlangsung cukup lama dan melibatkan alat berat jenis crane. Kendaraan yang terjebak berada di posisi sulit karena tertimbun sampah serta berada di dasar aliran kali. Petugas gabungan dari kepolisian, pengelola TPST, dan dinas terkait dikerahkan untuk mengamankan lokasi sekaligus menata ulang area longsor.
Insiden ini kembali menyoroti persoalan serius pengelolaan sampah di Bantar Gebang. Sebagai tempat pembuangan akhir utama sampah dari Jakarta dan sekitarnya, kawasan ini menampung ribuan ton sampah setiap hari, sehingga berisiko tinggi mengalami longsor, terutama saat musim hujan.
Sejumlah pemerhati lingkungan menilai kejadian tersebut sebagai alarm peringatan bagi pemerintah daerah dan pusat agar segera melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah. Penataan zona pembuangan, penguatan lereng sampah, serta percepatan teknologi pengolahan dinilai mendesak untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pembuangan sampah di lokasi masih dilakukan secara terbatas sambil menunggu penataan lanjutan dan evaluasi keselamatan kerja di area terdampak longsor.(Red)













