Bekasi, Merdekapostnews.top
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah daerah dapat diukur dari kesejahteraan masyarakatnya, terutama dengan memastikan tidak ada lagi pengemis dan anak-anak yang tidak bersekolah.
Beliau menyoroti bahwa masih adanya anak yang tidak dapat mengakses pendidikan dasar akibat kendala biaya merupakan cerminan kegagalan pemerintah dalam memenuhi hak dasar warganya.
Dedi Mulyadi juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya pengemis di Jawa Barat. Ia menekankan bahwa kepala daerah harus bertanggung jawab atas fenomena ini dan tidak akan segan memberikan sanksi jika masih ditemukan pengemis atau anak jalanan di wilayah mereka.
Dalam perspektifnya, indikator keislaman suatu daerah dapat dilihat dari kebahagiaan dan senyum warganya. Dedi Mulyadi percaya bahwa kesejahteraan masyarakat mencerminkan nilai-nilai keislaman yang diterapkan dalam pemerintahan. Ia menekankan pentingnya aksi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dibandingkan sekadar retorika keagamaan.
Sebagai langkah konkret, Gubernur Dedi Mulyadi menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah di Jawa Barat untuk lebih proaktif dalam menangani masalah sosial seperti kemiskinan dan pendidikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir dan memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat, sehingga dapat mewujudkan Jawa Barat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
(Red)













