TEHERAN, Merdekapostnews.top
16 Juni 2025 — Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel pada 13 Juni 2025, menyusul serangan Israel terhadap instalasi nuklir dan militer Iran. Dalam operasi yang diberi nama True Promise III, Iran menembakkan lebih dari 150 rudal balistik dan 100 drone, menargetkan sejumlah kota penting di Israel, seperti Tel Aviv, Jerusalem, Haifa, Petah Tikva, Bat Yam, Rishon Lezion, dan Beersheba.
Sistem pertahanan Israel, Iron Dome, berhasil mencegat 80–90 persen serangan. Namun, beberapa rudal lolos dan menghantam kawasan permukiman, menimbulkan kebakaran, kerusakan infrastruktur, dan korban jiwa. Sedikitnya 24 orang tewas dan ratusan lainnya terluka akibat serangan Iran.
Balasan Iran terjadi beberapa hari setelah Israel melancarkan operasi “Rising Lion”—menyerang instalasi nuklir Natanz, basis militer, dan sejumlah tokoh penting Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IRGC). Iran menyebut serangan balasan ini sebagai langkah bela diri, sambil memberikan peringatan bahwa serangan lebih luas dapat terjadi apabila Israel terus melancarkan aksinya.
Ketegangan di kawasan terus meningkat, dan Iran tengah mencari dukungan internasional demi meredam eskalasi. Sementara itu, Israel tengah bersiaga dan mempertimbangkan langkah selanjutnya apabila Iran masih melancarkan serangan.(Red)













