KLATEN, merdekapostnews.top
Info terbaru hari ini para perwakilan pengurus CFD Klaten diundang menghadiri rapat pertemuan koordinasi CFD Klaten bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Klaten. Setelah sebelumnya pembicaraan panjang telah menghasilkan langkah konkrit untuk menyongsong era baru pengelolaan Car Free Day di wilayah Kabupaten Klaten (28/05/2025).
Menurut Antik, selaku salah seorang Koordinator CFD, proses rapat kali ini merupakan terobosan signifikan dalam upaya meminimalisir permasalahan dalam proses relokasi CFD Ke Jalan Pemuda Tengah pada 8 Juni 2025 mendatang. Antik juga menegaskan, setelah pembicaraan panjang tadi, perwakilan yang telah diundang oleh Dinas bersama-sama menentukan pengurus perwakilan pedagang dan juga menyepakati pembagian lokasi dengan metode undian per zona.

“Opsi undian ini dipilih guna memastikan setiap pedagang mendapatkan kesempatan yang sama untuk memiliki lapak di lokasi strategis, tanpa ada kecemburuan ataupun memicu konflik seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Proses pengundian juga berlangsung secara terbuka dan diwakili oleh para koordinator zona jadi ini sudah merupakan upaya terbaik dan adil menurut kami,” jelas Antik.
Antik menegaskan bahwa pengambilan keputusan melalui undian per zona merupakan solusi inovatif yang menawarkan keadilan, di mana tidak ada pihak yang dimarginalkan. Langkah ini diharapkan dapat mereduksi potensi perselisihan antar pedagang yang kerap muncul ketika pembagian lapak dilakukan secara manual. Menurut pengamat, sistem undian ini sudah menjadi bukti modernisasi tata kelola CFD dengan mengutamakan transparansi dan objektivitas, serta memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam menentukan nasib masing-masing.
Dalam paparan detailnya, Antik menyampaikan bahwa rapat di kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Klaten berlangsung dengan intens dan konstruktif. Para perwakilan dari berbagai zona diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan saran demi menciptakan sistem yang tidak hanya tertata, melainkan juga ramah bagi semua pihak.
“Keputusan untuk menunjuk pengurus perwakilan pedagang yang direkrut melalui proses terstruktur oleh Dinas merupakan upaya nyata untuk mengelola CFD secara profesional. Kami ingin proses relokasi dan memulai kembali operasi CFD pada tanggal 8 Juni 2025 mendatang berlangsung dengan tertib, tanpa adanya konflik, dan pastinya dengan komitmen tinggi dari semua pedagang,” ujar Antik dengan penuh keyakinan.
Dirinya juga menambahkan “Bahwa penataan ulang pengurus perwakilan pedagang diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara dinas dan pihak pedagang, sehingga setiap kebijakan yang diambil bisa segera diterapkan secara efektif di lapangan. Dalam konteks keberlangsungan kegiatan, kedepan tanggal 5 Juni kita akan cek lokasi dan tanggal 7 Juni kita mulai eksekusi sebelum akhirnya tanggal 8 Juni kita semua mulai berjualan kembali ” papar Antik
“Hal ini menekankan pentingnya kerjasama dan saling menghargai peran masing-masing. Keberhasilan CFD tidak terletak hanya pada keberadaan lapak yang tertata, melainkan juga pada kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa ruang publik ini tetap bersih dan nyaman untuk digunakan bersama,” lanjutnya.
Antik juga menyoroti bahwa inovasi teknis berupa undian per zona ini merupakan manifestasi dari keseriusan pemerintah dan seluruh stakeholder dalam mencari solusi yang adil. Dengan sistem tersebut, diharapkan setiap pedagang dapat merasakan keadilan dan dukungan penuh dari aparat dinas, sekaligus mengurangi potensi konflik yang pernah mengancam keteraturan pelaksanaan CFD. Cara pembagian yang baru ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan karena dianggap mampu meruntuhkan hambatan tradisional yang sering kali menimbulkan rasa ketidakpuasan dan ketidakadilan.
Di balik optimisme tersebut, Antik mengingatkan bahwa persiapan menuju pembukaan kembali CFD harus didasari oleh komitmen bersama. Ia menyatakan, “Saatnya kita lupakan perbedaan masa lalu dan bersatu demi satu tujuan, menciptakan ruang yang tertib, bersih, dan mendukung kegiatan warga serta pelaku usaha.” Antik meyakini bahwa dengan semangat persatuan dan gotong royong, setiap pedagang akan lebih termotivasi untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan serta menjalankan peran mereka demi kemajuan kawasan CFD Klaten.
Lebih jauh lagi, Antik menginformasikan “Pertemuan hari ini memberikan pesan tegas bahwa keberhasilan sebuah inisiatif tidak semata-mata ditentukan oleh sistem pembagian lapak, tetapi juga oleh bagaimana setiap elemen masyarakat terlibat aktif dalam menjaga nilai-nilai sosial dan kerapihan lingkungan. Antik pun menggarisbawahi, “Kita harus menjadi contoh bagi daerah lain bahwa melalui proses demokratis dan transparan, kita bisa mewujudkan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai cerminan nilai kebersamaan masyarakat.”
Harapan Antik untuk masa depan CFD Klaten, kedepan bisa lebih baik dan bisa terlaksana mulai pada tanggal 8 Juni 2025 mendatang. Dirinya optimis bahwa dengan adanya tata kelola baru ini, kawasan CFD akan mampu menghadirkan atmosfer yang lebih kondusif, mendukung kegiatan ekonomi, dan tentunya menjaga kebersihan lingkungan bersama. Semangat inilah yang nantinya akan menjadi fondasi pengelolaan ruang publik yang harmonis dan berdaya saing tinggi, sekaligus membangun kepercayaan dan rasa hormat antara pemerintah, pedagang, serta masyarakat luas.
“Dengan segala inovasi dan tekad untuk memulai lembaran baru, langkah strategis yang disampaikan pada pertemuan tadi, diharapkan pengelolaan CFD mendatang mampu membawa perubahan signifikan bagi masa depan CFD Klaten. Langkah ini sekaligus menginspirasi berbagai pihak untuk terus mencari solusi terbaik dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman, demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang lebih tertib, bersih, dan penuh keharmonisan.” pungkas Antik.
( Pitut Saputra )













