Merdeka Post News
No Result
View All Result
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Lintas Daerah

Destinasi Wisata Air Klaten Diserbu Wisatawan, Ini Pesona Umbul Besuki

by PIMRED
April 5, 2025
in Lintas Daerah
0
Destinasi Wisata Air Klaten Diserbu Wisatawan, Ini Pesona Umbul Besuki
Share on FacebookShare on Twitter

KLATEN, Merdekapostnews.top

Pasca lebaran Idul Fitri, di Klaten Jawa Tengah, biasanya juga ada lebaran ketupat, yakni lebaran pada tanggal 8 Syawal kalender Hijriyah, atau selang 8 hari setelah lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriyah. Biasanya di jeda waktu tersebut antara lebaran Idul Fitri dan lebaran Ketupat diisi dengan beragam kegiatan mulai silaturahmi halal BI halal antar tetangga ataupun kerabat dan keluarga, hingga pada kegiatan wisata bersama ke tempat tempat hiburan keluarga (05/04/2025).

Klaten, Jawa Tengah yang juga dikenal dengan Daerah seribu mata air, tentunya juga tak luput dari target sasaran para wisatawan yang kebetulan mudik saat lebaran. Sebagai salah satu destinasi wisata air Klaten memang menyajikan beragam keunikan dan pesona tersendiri dengan seribu umbul mata air di Daerahnya yang bukan hanya sebatas tempat wisata namun juga menyajikan pengalaman historis tersendiri.

Jalan menuju obyek-obyek wisata mata air di Klaten ini mengalami kepadatan dan peningkatan intensitas, khususnya pada weekend, bukan hanya sebatas bus maupun elf, namun armada kereta kelinci atau sepur kelinci juga ramai berseliweran menuju obyek-obyek wisata air dengan penumpang penuh.

Dari pertigaan Tegalgondo Janti hingga pertigaan Janti Wunut, serta simpang Pasar Cokro kembang, juga pertigaan Polanharjo Ponggok, terpantau padat merayap dan ramai lancar, meski sesekali ada kemacetan karena keluar masuk bus ke tempat-tempat wisata namun masih aman kondusif dan terkendali.

Sidowayah, Wunut, Ponggok dan Polanharjo memang merupakan destinasi wisata air unggulan di Klaten, maka tak jarang bila disetiap spot wisata selalu dipenuhi wisatawan dari berbagai kota guna merasakan sensasi wisata sungai dan mata air di Klaten ini.

Adalah Umbul Mata Air Besuki, yang merupakan salah satu dari sekian banyak obyek wisata mata air di daerah Ponggok, Polanharjo, Klaten dimana menyajikan pesona keindahan alam dan beningnya mata air dengan kontur geografis yang berbukit, menjadi salah satu destinasi favorit dari para wisatawan yang ingin memanjakan mata menikmati pemandangan alam, keasrian wahana wisata alam, serta beningnya mata air dari sumber alami.

Nurcholis salah seorang petugas pengelola mengatakan “Mengenai kolam ada tiga buah yakni satu kolam untuk dewasa dan dua kolam untuk anak-anak. Terkait kedalaman kolam, untuk orang dewasa berkisar antara 1,5 meter sampai 1,7 meter. untuk yang anak anak standar anak kedalamnya. Airnya sangat jernih dan sejuk, karena di salah satu kolam, terdapat mata air yang terletak di dasarnya.” jelas Nurcholis.

“Pengunjung bisa berenang atau menyelam di kolam tersebut dan menikmati pemandangan bawah air yang indah. Kolam itu juga sering dijadikan spot fotografi bawah air.” pungkasnya.

Desi penjaga loket pengunjung saat dikonfirmasi terkait intensitas pengunjung mengatakan, bahwa memang ada peningkatan untuk Minggu ini selama masa liburan Hari Raya Idul Fitri, dari biasanya berkisar 400 hingga 500 orang pengunjung pada momentum ini bisa mencapai 700 hingga 800 orang pengunjung, dan puncaknya nanti di hari Minggu kemungkinan bisa sampai 1000 kalau berdasar tahun-tahun sebelumnya, dan memang rata-rata didominasi oleh remaja dan Keluarga beserta anaknya.”papar Desi pada awak media.

“Untuk tiket masuk sendiri tidak ada kenaikan tetap flat seperti biasa yakni Rp 10.000 rupiah tidak ada kenaikan,” pungkasnya.

Terpisah Triyono Ketua Pokdarwis dan unit Lembaga Usaha Pemakai Modal Milik Desa (LUPMM) Desa Ponggok, dalam sebuah kesempatan mengatakan bahwa “Umbul Besuki ini disamping menyajikan pesona keasrian alam juga beningnya mata air, pun juga menyimpan beragam kisah historis dan budaya yang menarik didalamnya, ” terang Triyono saat dikonfirmasi awak media.

“Disamping sebagai bagian tak terpisahkan dari Umbul Utama Ponggok, yang berjarak sekitar 600 meter dari Umbul Besuki ini ada juga Umbul Sigedang, yang juga tak jauh dari Umbul Besuki, ketiga tempat ini adalah merupakan wisata air unggulan yang merupakan bagian dari LUPMM Desa Ponggok. Tentunya masing masing menyajikan keunikan dan ciri khas tersendiri di setiap Daerahnya.” jelasnya.

“Umbul Besuki ini salah satu keunggulannya adalah lokasinya yang cukup luas sehingga terdapat juga area camping ground di dalamnya dan seringkali dipakai buat acara-acara pengenalan alam oleh para pelajar.” terang Triyono.

“Dahulu Umbul ini sempat mau dinamakan umbul Robert saat diskusi awal penamaan umbul, karena kala itu ada yang mengusulkan nama Sendang Robert, sebab pernah ada seorang Belanda bernama Robert sering melakukan mandi di situ (pada zaman penjajahan belanda)” jelas Triyono.

Kemudian Triyono menambahkan “Di umbul Besuki ini juga ada sajian seni budaya yakni Etno Jazz Musik yang merupakan acara budaya pertama yang digelar di Klaten dengan memanfaatkan persawahan sebagai media dalam menyajikan konser Jazz di tengah sawah, ini merupakan sinergi antara obyek wisata Umbul Besuki dengan masyarakat sekitar yang mengolah areal pertanian, dan sedianya akan dibuat acara rutin tahunan.” imbuhnya.

“Klaten Etno Jazz Sawah 2024 lalu, memperlihatkan sinergi sektor pertanian dan unsur penting air serta budaya dalam upaya mempertahankan kedaulatan pangan, dengan kolaborasi yang elok dengan sektor pertanian, jazz dapat menjadi bagian penting dari gerakan budaya yang mendukung keberlanjutan dan ketahanan pangan.” paparnya.

“Etnik Jazz, Kedaulatan Air dan Ketahanan Pangan, serta Kesadaran Rural Urban, sebelum menyebar ke kota kota besar di Amerika pada awal abad 20, musik Jazz lahir dari komunitas yang dihempas kesulitan ekonomi dan sosial masyarakat rural pedesaan, sebagai ruang refleksi masyarakat agraris yang sehari hari bekerja di sawah dan ladang, Jazz memperkuat ikatan komunitas, menyatukan individu dalam perayaan dan sarana hiburan setelah penat bekerja di sawah.” terangnya.

“Musik Jazz sendiri dapat dilihat sebagai metafora bagi kehidupan agraris, di mana petani membutuhkan improvisasi dalam pengelolaan tanam dengan kondisi alam yang berubah ubah. Mengambil bentang alam sub Das Pusur, tepatnya di Umbul Besuki dengan mata air beningnya dan dikelilingi sawah yang menyejukkan mata, Klaten Etno Jazz Sawah dipersembahkan pada November tahun lalu adalah gelaran perdana dan kita akan kembangkan menjadi Kegiatan tahunan nantinya.” tutup Triyono.

Ya sebuah kegiatan budaya yang luar biasa paduan sinergi antara pengelola wisata dan masyarakat sekitar, sebuah gebrakan yang sangat menarik dan layak di support serta dikembangkan lebih lanjut.

(Pitut Saputra)

Previous Post

Wakil Bupati Klaten Menggelar Silaturahmi Dan Halal Bi Halal

Next Post

Rekonstruksi Kasus Juwita: 33 Adegan Ungkap Detik-detik Sadis Pembunuhan oleh Prajurit TNI AL

Next Post
Rekonstruksi Kasus Juwita: 33 Adegan Ungkap Detik-detik Sadis Pembunuhan oleh Prajurit TNI AL

Rekonstruksi Kasus Juwita: 33 Adegan Ungkap Detik-detik Sadis Pembunuhan oleh Prajurit TNI AL

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Terkini
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Juni 11, 2025
Lapor Pak Kapolres, Aktivitas PETI Kembali Marak di Daratan Desa Karangan Panjang, Pengkadan

Lapor Pak Kapolres, Aktivitas PETI Kembali Marak di Daratan Desa Karangan Panjang, Pengkadan

Mei 14, 2025
Lapor Pak Kapolres! Arena Sabung Ayam Ilegal Kembali Marak di Desa Nanga Pala Kec. Seberuang, Diminta APH Tindak Tegas

Lapor Pak Kapolres! Arena Sabung Ayam Ilegal Kembali Marak di Desa Nanga Pala Kec. Seberuang, Diminta APH Tindak Tegas

Agustus 30, 2025
Warga Murka, Segel Cafe Hiburan Malam di Buak Limbang, Pengkadan

Warga Murka, Segel Cafe Hiburan Malam di Buak Limbang, Pengkadan

Desember 26, 2025
Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

1
Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas

Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas

1
26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis

26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis

1

High Street Retailers Pin Hopes On Discount Splurge In Black Friday Fever

0
IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

Februari 2, 2026
Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Januari 31, 2026
Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Januari 30, 2026
Musrenbang di Kelurahan Indrapura Diselimuti Dua Kepling Bayangan

Musrenbang di Kelurahan Indrapura Diselimuti Dua Kepling Bayangan

Januari 29, 2026

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

Februari 2, 2026
Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Januari 31, 2026
Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Januari 30, 2026

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In