Kalimantan Selatan, Merdekapostnews.top
Kasus pembunuhan jurnalis wanita di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, akhirnya menemukan titik terang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Muria News dari Antara, korban yang diketahui bernama Juwita ternyata memiliki hubungan dekat dengan tersangka, seorang anggota TNI AL Kelasi I J.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, mengungkapkan bahwa informasi awal yang diterima menunjukkan bahwa pelaku merupakan kekasih korban.
“Apakah betul Kelasi J adalah pelakunya? Saat ini, informasi itu masih berasal dari pihak keluarga. Yang jelas, Kelasi J memang pacar dari korban,” kata Kristomei di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (27/3/2025), seperti dikutip dari Antara.
Mabes TNI: Jika Terbukti, Pelaku Akan Dihukum Berat ,Kristomei menegaskan bahwa jika Kelasi I J terbukti sebagai pelaku pembunuhan, maka Mabes TNI tidak akan memberikan ampun dan akan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya.
“Kalau memang dia terbukti bersalah, tidak ada ampun. Hukum seberat-beratnya,” tegasnya.
Saat ini, penyelidikan kasus tersebut masih ditangani oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).
Mabes TNI juga belum bisa memberikan banyak tanggapan sebelum hasil penyelidikan resmi dirilis.
Kristomei berharap bahwa proses penyelidikan dan penyidikan berjalan secara independen dan transparan agar kasus ini dapat diungkap dengan seadil-adilnya.
TNI AL Pastikan Proses Hukum Transparan
Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut PM Ronald Ganap, juga membenarkan bahwa tersangka merupakan anggota TNI AL.
Ia menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara transparan dan terbuka.
Bahkan, jika terbukti bersalah, pelaku akan dikenakan hukuman berat hingga pemecatan dari dinas militer.
“Sesuai arahan pimpinan TNI AL, proses hukum akan dijalankan secara terbuka sebagai wujud transparansi. Tidak ada yang ditutupi,” kata Ronald.
Juwita Ditemukan Tewas, Awalnya Diduga Kecelakaan Tunggal Jurnalis muda asal Banjarbaru, Juwita, ditemukan tewas di kawasan Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 15.00 WITA.
Jasadnya ditemukan tergeletak di tepi jalan bersama sepeda motor miliknya, awalnya menimbulkan dugaan sebagai korban kecelakaan tunggal.
Namun, penyelidikan lebih lanjut mengarah pada dugaan pembunuhan yang melibatkan oknum anggota TNI AL.
Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.
(Roby)













