Sanggau, Kalbar, Merdekapostnews.top
Kapolsek Mukok beserta personel melakukan monitoring sekaligus pengecekan terhadap beberapa lokasi yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau Selasa 25/3/2025.
Langkah-langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap warga yang terdampak banjir yang merendam beberapa desa di sepanjang tepian Sungai Kapuas akibat curah hujan tinggi dan luapan air sungai Kapuas dalam beberapa hari terakhir ini.
Beberapa desa yang terdampak banjir di Kecamatan Mukok antara lain Desa Kedukul, di mana banjir menggenangi jalan perkampungan di Dusun Kedukul. Selain itu, banjir juga melanda jalan poros yang menghubungkan Dusun Kedukul dan Dusun Ubay dengan ketinggian air berkisar antara 50 sampai 80 cm.
Di Desa Inggis, banjir menggenangi jalan perkampungan yang berada di tepian Sungai Kapuas, meliputi Dusun Tanjung Periuk, Dusun Inggis, dan RT Menjaya Dusun Sejata. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 80 sampai 160 cm, sehingga menyebabkan akses jalan terganggu.
Sementara itu, di Desa Semuntai, banjir merendam jalan perkampungan yang berada di tepian Sungai Kapuas, meliputi Dusun Semuntai dan Dusun Sungai Akar. Ketinggian air di wilayah ini mencapai sekitar 60 cm, Meski demikian aktivitas masyarakat di beberapa wilayah yang terdampak banjir masih berjalan seperti biasa.
Kapolsek Mukok, AKP Sutono, menyampaikan bahwa banjir yang melanda wilayah Kecamatan Mukok disebabkan oleh luapan Sungai Kapuas akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
“Kami telah melakukan pemantauan di beberapa desa terdampak dan memastikan kondisi masyarakat tetap dalam keadaan aman. Sampai saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian materil yang signifikan”.
Lebih lanjut, Kapolsek Mukok menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi banjir.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Jika kondisi semakin memburuk, kami siap untuk melakukan langkah-langkah evakuasi guna memastikan keselamatan warga”.

Debit air di wilayah Kecamatan Mukok mulai turun sekitar 5 cm di beberapa lokasi yang terdampak banjir di wilayah kecamatan mukok kabupaten Sanggau yang merupakan perkampungan masyarakat yang berada di tepian sungai Kapuas,dan banjir terjadi akibat dari luapan sungai Kapuas dan intensitas curah hujan yang tinggi.
hingga saat ini, masyarakat masih dapat beraktivitas dengan normal dan tidak ada kerugian materil maupun korban jiwa akibat dari banjir tersebut.
Polsek Mukok akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan situasi tetap terkendali. Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat akibat banjir,ujar AKP Sutono.
(Rb)













