Batu Bara, Merdekapostnews.top
Seorang warga Lingkungan IV, Kelurahan Indrapura, Kec. Air Putih, Kab. Batu Bara, Samsir Alam, mengeluhkan kondisi parit di lingkungannya. Saluran pembuangan air dari kamar mandi milik Samsir Alam mengalir ke parit yang tersumbat, sehingga air tidak dapat mengalir dan tergenang hingga naik ke lantai kamar mandi saat hujan deras.
Berdasarkan hasil survei warga, pasir dan sampah di dalam parit di pinggir Jalan Lintas Sumatera Utara sudah menumpuk tinggi. Akibatnya, tidak ada ruang bagi air untuk mengalir.
Keluhan ini sudah disampaikan warga kepada Kepling IV Indrapura, Syahnur, sebanyak dua kali di Kantor Lurah Indrapura.
Pertama, disampaikan saat acara Musrenbang pada Selasa, 27 Januari, pukul 16.11 WIB.
Kedua, disampaikan lagi saat acara sosialisasi tujuh Kepling di Kelurahan Indrapura pada Rabu, 15 April, pukul 10.09 WIB.
Sebelum acara pembinaan Kepling dimulai, warga mengusulkan agar Kepling IV Syahnur mengajak warga bergotong royong, khususnya di Lingkungan IV Kelurahan Indrapura, untuk menggali parit agar air dari kamar mandi bisa mengalir ke parit besar.

Kepling IV Syahnur mengaku kepada warga bahwa surat himbauan gotong royong sudah pernah dibagikan kepada warga sekitar. Namun, saat ia datang ke lokasi, tidak ada warga yang hadir untuk menggali parit.
Warga yang menyampaikan keluhan tersebut mengaku tidak percaya dengan pernyataan Kepling IV Syahnur, karena merasa tidak pernah menerima surat himbauan gotong royong. Warga menegaskan, jika Kepling IV Syahnur memang berniat mengajak warga bergotong royong, hendaknya ia kembali menyebarkan surat himbauan. Warga menyatakan siap membantu mengajak warga lainnya untuk bergotong royong.
Hingga saat ini, belum ada himbauan dari Kepling IV Syahnur kepada warganya untuk bergotong royong menggali parit.
(Samsir Alam)












