Bekasi Timur, Merdekapostnews.top
Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sebuah Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dilaporkan ditabrak dari belakang oleh kereta jarak jauh, KA Argo Bromo Anggrek.
Berdasarkan informasi terkini yang dihimpun, sebelum menabrak KRL, KA Argo Bromo Anggrek diduga lebih dahulu menabrak sebuah taksi di perlintasan rel. Insiden tersebut kemudian berujung pada tabrakan beruntun hingga menghantam rangkaian KRL yang tengah berhenti di stasiun.
Benturan keras menyebabkan gerbong belakang KRL mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang dilaporkan terjepit di dalam gerbong, sementara kepanikan terjadi di lokasi kejadian.
Data sementara menyebutkan, sedikitnya 11 orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tragis ini. Selain itu, sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Petugas dari PT Kereta Api Indonesia bersama aparat gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan. Proses penyelamatan masih berlangsung, termasuk upaya mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam gerbong.
Akibat kejadian ini, perjalanan kereta api di jalur Bekasi dan sekitarnya mengalami gangguan serius. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menghindari area lokasi dan mengikuti arahan petugas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kecelakaan. Pembaruan informasi akan terus disampaikan seiring perkembangan di lapangan.(Red)













