Karawang, Merdekapostnews.top
Setelah insiden jatuhnya pesawat ringan jenis Cessna GA8 Airvan PK-WMP milik BRO Skydive Indonesia di area persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, pada Jumat, 21 November 2025, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) secara resmi menurunkan tim investigasi untuk mencari tahu penyebab kejadian tersebut.
Tim KNKT tiba di lokasi pada Sabtu, 22 November 2025, dan langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap reruntuhan pesawat. Pemeriksaan ini meliputi kondisi fisik pesawat, jejak pendaratan darurat, serta sisa bahan bakar yang ditemukan bocor di sekitar lokasi. Area persawahan tempat pesawat jatuh juga disterilisasi oleh pihak berwenang untuk memudahkan proses investigasi dan menghindari potensi bahaya dari kebocoran BBM.
Dalam keterangan awal, KNKT menyampaikan bahwa fokus penyelidikan mencakup beberapa aspek penting, yaitu kemungkinan gangguan mesin (loss power) yang sebelumnya disebut pilot sebagai penyebab pesawat kehilangan tenaga, prosedur penerbangan, kondisi cuaca, serta faktor manusia (human factor) selama penerbangan berlangsung. Seluruh informasi ini akan dikumpulkan dan dianalisis secara menyeluruh sebelum KNKT menentukan penyebab pasti kecelakaan.
Hingga saat ini, KNKT belum menerbitkan laporan final dan menyatakan bahwa proses investigasi masih berjalan. Meski begitu, kabar baik datang dari sisi keselamatan: seluruh lima awak pesawat selamat, hanya mengalami luka ringan, dan telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Tirtamulya.
Proses investigasi diperkirakan memerlukan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan. KNKT menegaskan bahwa hasil penyelidikan nantinya akan disampaikan secara terbuka sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia.(Red)













