SURAKARTA, Merdekapostnews.top
Pagi itu pelataran Polresta Surakarta di Jalan Slamet Riyadi dipenuhi suara obrolan hangat, bunyi obeng, dan aroma oli saat Satlantas Polresta Surakarta menyelenggarakan “Sengkuyung Golek Slamet Bareng Ojol”, program service motor gratis bagi pengemudi ojek online. Puluhan pengemudi antri tertib untuk memanfaatkan layanan servis ringan gratis dan pemeriksaan menyeluruh yang disediakan oleh petugas kepolisian bersama mekanik relawan dan bengkel mitra. Inisiatif sederhana ini segera berubah menjadi momen kebersamaan yang menyentuh bukan sekadar perbaikan teknis, melainkan ruang dialog humanis antara aparat dan masyarakat, Sabtu 18/10/2025.
Program ini mengurangi beban operasional harian para driver ojol sekaligus memperkuat pesan keselamatan di jalan. Petugas melakukan pengecekan rem, lampu, tekanan ban, sistem injeksi atau karburator, serta penggantian oli bila diperlukan. Pemeriksaan dilakukan secara terstruktur dengan alur layanan yang rapi, meja pendaftaran, verifikasi dokumen singkat, dan pengarahan ke titik servis sesuai kebutuhan. Peralatan standar seperti kompresor dan kunci pas tersedia lengkap sehingga perbaikan bisa berlangsung efisien. Selain perawatan teknis, para mekanik memberikan tips perawatan sederhana dan hemat biaya yang mudah diterapkan sehari-hari.
Kehadiran Garda Solo Raya, salah satu organisasi pengemudi ojol, memberi warna tersendiri pada acara. Bambang Wijanarko, yang akrab disapa Uye, memimpin koordinasi anggota agar partisipasi maksimal dan alur pelayanan tetap kondusif. Sikap proaktif kepemimpinan komunitas ini memperlihatkan bagaimana peran lokal dapat memfasilitasi program publik menjadi lebih inklusif dan bermanfaat. Uye membantu menata antrian, mensosialisasikan titik layanan, dan memastikan setiap anggota mendapat perhatian, sehingga hubungan antara komunitas dan kepolisian menjadi lebih setara dan penuh rasa saling menghormati.
Nilai paling mencolok dari kegiatan ini adalah interaksi humanis yang tercipta. Di sela-sela servis, petugas lalu lintas dan mekanik membuka ruang tanya jawab, berbagi pengalaman, serta memberi nasihat keselamatan yang lugas. Seorang pengemudi menceritakan pengalaman hampir celaka akibat rem blong yang nyaris luput diperiksa, sementara mekanik veteran menunjukkan trik sederhana untuk memperpanjang umur kampas rem. Cerita-cerita kecil ini memperkaya makna acara dan membentuk memori kolektif yang mempererat ikatan sosial diantara peserta. Sikap sabar dan penuh respek dari aparat mengurangi jarak formal, menegaskan peran polisi tidak hanya sebagai penegak aturan tetapi juga mitra dalam upaya pencegahan kecelakaan.

Dari sisi praktis, manfaat servis gratis langsung terasa. Performa kendaraan meningkat dan biaya operasional turun, sehingga penghasilan bersih pengemudi tidak terlalu terkikis oleh perbaikan mendadak. Pemeriksaan berkala yang mudah diakses mengurangi risiko kecelakaan akibat kerusakan komponen utama. Di samping itu, edukasi singkat tentang penggunaan lampu darurat dan teknik berkendara aman di malam hari menambah wawasan yang dapat langsung diterapkan saat bekerja. Sosialisasi soal perlengkapan standar seperti helm SNI turut diingatkan sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif untuk keselamatan penumpang.
Program ini juga membuka peluang konkret untuk inisiatif lanjutan. Kolaborasi antara kepolisian, komunitas pengemudi, sekolah, dan pemangku kepentingan lokal bisa dikembangkan menjadi pelatihan mekanik dasar untuk pengemudi, jadwal pemeriksaan berkala terkoordinasi, serta kampanye keselamatan lalu lintas yang menargetkan perilaku berkendara jangka panjang. Ruang dialog yang telah tercipta memudahkan pembahasan kebijakan transportasi yang adil bagi pekerja mikro sehingga aspirasi pengemudi dapat didengar dan dipertimbangankan dalam perumusan kebijakan lokal.
Pendekatan preventif yang diusung Satlantas ini menegaskan bahwa pencegahan lebih efektif daripada penindakan semata. Dengan memberi akses layanan gratis, polisi membuka peluang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan kendaraan layak jalan tanpa terbebani biaya. Layanan publik yang ramah dan mudah dijangkau ini membantu menumbuhkan kepercayaan publik serta meneguhkan citra kepolisian sebagai pelayan masyarakat yang proaktif. Edukasi yang dikombinasikan dengan layanan teknis memberikan efek ganda, perbaikan langsung dan perubahan perilaku jangka panjang.

Harapan dari kegiatan ini sederhana namun penting, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Keberlanjutan program akan menjadi kunci agar manfaatnya terasa nyata di sepanjang jalan kota Surakarta. Implementasi layanan preventif berkelanjutan, dukungan komunitas, dan edukasi konsisten menjadi fondasi untuk budaya tertib berkendara.
Program service gratis yang digagas Satlantas Polresta Surakarta dan didukung komunitas seperti Garda Solo Raya meninggalkan kesan lebih dari sekadar motor yang menjadi lebih aman. Kegiatan ini memberi rasa dihargai kepada para pengemudi, mempererat hubungan sosial antara aparat dan masyarakat, serta membuka kanal komunikasi untuk inisiatif kolektif berikutnya. Di lapangan, kegiatan ini memang tidak langsung berbuah instan, kebiasaan buruk tidak serta-merta berubah, namun momentum seperti ini menanam benih perubahan kecil yang bila dipupuk akan berbuah keselamatan dan solidaritas yang nyata di jalan-jalan Surakarta.
( Pitut Saputra )













