Merdeka Post News
No Result
View All Result
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Subscribe
Merdeka Post News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Merdeka Post News
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa
Home Hukum & Kriminal

Diduga Malpraktik Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal di RS Hastien Karawang

by PIMRED
Agustus 6, 2025
in Hukum & Kriminal
0
Diduga Malpraktik Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal di RS Hastien Karawang
Share on FacebookShare on Twitter

Karawang, Merdekapostnews.top

Tragedi memilukan kembali mengoyak nurani publik. Seorang ibu hamil bernama Yolanda, bersama bayi yang tengah dikandungnya, meninggal dunia usai mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Hastien Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Kasus ini memicu gelombang kemarahan masyarakat dan mencuatkan dugaan kuat adanya malpraktik dan salah diagnosis.

Yang membuat publik semakin geram, pihak rumah sakit tidak menyediakan ambulans untuk mengantar jenazah pulang ke rumah duka. Keluarga terpaksa menggunakan ambulans milik desa. Sebuah perlakuan yang dinilai tak manusiawi dan mencederai nilai kemanusiaan.

Menanggapi polemik ini, Dinas Kesehatan Karawang langsung bergerak cepat. Pada Selasa (5/8/2025), mereka memfasilitasi pertemuan klarifikasi antara keluarga korban dan manajemen RS Hastien. Hadir dalam forum itu Kepala Desa Kutakarya, Hendri, kuasa hukum keluarga, sejumlah awak media dari PWI Karawang dan Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Jawa Barat, serta empat perwakilan dari Dinkes Karawang.

Dalam pertemuan tersebut, Suparman, kuasa hukum keluarga almarhumah, mengeluarkan pernyataan keras.

“Ini bukan sekadar kelalaian medis. Ini tragedi nyawa! Dan lebih parahnya lagi, setelah meninggal pun, rumah sakit tak memfasilitasi ambulans. Di mana hati nurani mereka?” ujarnya lantang.

Raja Simatupang, Ketua DPD AWIBB Jawa Barat, menegaskan bahwa tragedi ini harus menjadi alarm keras bagi seluruh fasilitas kesehatan, terutama yang melayani masyarakat miskin.

“Sudah terlalu lama rakyat kecil jadi korban. Jika negara terus diam, maka keadilan hanyalah ilusi!”

Sementara itu, Dr. La Ode Ahmad dari Dinas Kesehatan Karawang mengaku sangat prihatin dan menyatakan komitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Kami tidak bisa menoleransi kematian yang disebabkan oleh dugaan kesalahan layanan medis. Evaluasi akan kami lakukan secara menyeluruh,” tegasnya.

Namun pernyataan paling menggetarkan datang dari Dr. Weldy Jevis Saleh, SH., MH, Ketua Tim Hukum Merah Putih Jawa Barat.

“Ini bukan hanya dugaan malpraktik, ini potensi kejahatan medis sistemik! Kami minta Bupati Karawang segera turun tangan. Jangan abaikan tangisan rakyat kecil!”

Dr. Weldy juga menyinggung janji Presiden dalam program Asta Cita, yang menempatkan kesehatan rakyat sebagai prioritas nasional.

“Kalau nyawa rakyat miskin masih saja diabaikan, maka Asta Cita hanya akan menjadi dokumen kosong, tanpa makna, tanpa keberpihakan!”

Forum klarifikasi yang sempat berlangsung tegang itu ditutup dengan dialog terbuka. Namun, masyarakat belum tenang. Yang mereka tuntut bukan hanya permintaan maaf, tapi keadilan dan reformasi nyata dalam sistem layanan kesehatan, khususnya bagi pengguna BPJS yang kerap dipinggirkan.

Tim DPD AWIBB Jawa Barat akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Tragedi Yolanda tidak boleh berlalu begitu saja. Ia harus menjadi simbol perjuangan menuju sistem kesehatan yang lebih adil, beretika, dan berpihak pada rakyat.

#KeadilanUntukYolanda

#StopMalpraktik

#NegaraJanganAbai

#Noviralnojustice

Sumber: DPD AWIBB Jawa Barat

Previous Post

Fenomena Bendera One Piece di Indonesia : Antara Kritik Satir, Auto-Kritik, dan Nasionalisme

Next Post

Polda Kalbar Diminta Tindak Tegas Kelang Sabung Ayam di Desa Wajok, Kec. Jongkat — Diduga Bebas dan Kebal Hukum

Next Post
Polda Kalbar Diminta Tindak Tegas Kelang Sabung Ayam di Desa Wajok, Kec. Jongkat — Diduga Bebas dan Kebal Hukum

Polda Kalbar Diminta Tindak Tegas Kelang Sabung Ayam di Desa Wajok, Kec. Jongkat — Diduga Bebas dan Kebal Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Berita Terkini
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Intenasional
  • Internasional
  • Lintas Daerah
  • Nasional
  • Pembangunan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Terkini
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Juni 11, 2025
Lapor Pak Kapolres, Aktivitas PETI Kembali Marak di Daratan Desa Karangan Panjang, Pengkadan

Lapor Pak Kapolres, Aktivitas PETI Kembali Marak di Daratan Desa Karangan Panjang, Pengkadan

Mei 14, 2025
Lapor Pak Kapolres! Arena Sabung Ayam Ilegal Kembali Marak di Desa Nanga Pala Kec. Seberuang, Diminta APH Tindak Tegas

Lapor Pak Kapolres! Arena Sabung Ayam Ilegal Kembali Marak di Desa Nanga Pala Kec. Seberuang, Diminta APH Tindak Tegas

Agustus 30, 2025
Warga Murka, Segel Cafe Hiburan Malam di Buak Limbang, Pengkadan

Warga Murka, Segel Cafe Hiburan Malam di Buak Limbang, Pengkadan

Desember 26, 2025
Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

Diduga Kuat Selama Ini Kafe Hiburan Malam Tempat Transaksi Narkoba Milik Bos Berinisial AS Bebas Beroperasi, Siapa Aktor di Baliknya?

1
Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas

Maraknya Kafe Remang-Remang di Buak Limbang Bebas Beroperasi, Diminta Pihak Terkait Tindak Tegas

1
26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis

26 Organisasi Pers dan Advokat Minta Kapolres Metro Bekasi Jaga Sinergitas Terhadap Jurnalis

1

High Street Retailers Pin Hopes On Discount Splurge In Black Friday Fever

0
IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

Februari 2, 2026
Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Januari 31, 2026
Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Januari 30, 2026
Musrenbang di Kelurahan Indrapura Diselimuti Dua Kepling Bayangan

Musrenbang di Kelurahan Indrapura Diselimuti Dua Kepling Bayangan

Januari 29, 2026

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas dan Emiten Prajogo Tertekan Tajam

Februari 2, 2026
Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Volatilitas Pasar Pasca Pengunduran Diri Beberapa Pejabat OJK

Januari 31, 2026
Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Waduh! Ponton Penyeberangan Kapuas Tanjung Sekadau Diduga Operasi Tanpa Izin Sandar Dermaga

Januari 30, 2026

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Homepages
    • MerdekaPostNews.id
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Berita Terkini
  • Headline
  • Nasional
  • Peristiwa

Hak Cipta merdekapostnews.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In