Bandung, Merdekapostnews.top
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menerapkan jam masuk sekolah lebih pagi, yakni pukul 06.30 WIB, pada tahun ajaran baru 2025/2026. Kebijakan ini berlaku di sejumlah SMA/SMK di berbagai daerah di Jawa Barat dan bersamaan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Yang menarik, selama pelaksanaan MPLS, para siswa didampingi oleh personel TNI dan Polri. Keterlibatan aparat ini bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, cinta tanah air, serta membentuk karakter siswa sejak hari pertama masuk sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, mengatakan bahwa kehadiran TNI-Polri tidak untuk menakuti siswa, melainkan memberikan pembinaan karakter. “Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman awal sekolah yang berkesan, disiplin, dan positif,” ujarnya, Kamis (11/7/2025).
Ia juga menambahkan bahwa perubahan jam masuk sekolah menjadi lebih pagi bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan manajemen waktu siswa. Namun, kebijakan ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian orang tua mengkhawatirkan dampaknya terhadap waktu istirahat anak dan kesiapan fisik mereka.
Sejumlah sekolah telah mengatur strategi khusus agar siswa bisa beradaptasi dengan baik, termasuk pengaturan waktu belajar dan istirahat yang lebih proporsional.
MPLS sendiri dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan, dengan berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, serta kegiatan pembinaan mental dan wawasan kebangsaan.(Red)













