Ketapang, Merdekapostnews.top
Beredar viralnya video di salah satu akun tiktok SPBU Nomor 64.788.07 desa sungai kelik kecamatan nanga tayap kabupaten ketapang Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam unggahan tersebut, kuat dugaan menjual BBM Subsidi jenis Petralit ke penimbun “,saptu 21/6/2025.
Sangat jelas terlihat video durasi singkat di salah satu akun TikTok praktik pengisian BBM menggunakan drum seharusnya pengisian di lakukan oleh operator,ini malah pengantri memegang nosel SPBU melakukan pengisian ke drum plastik menggunakan mobil Hilux pickup berwarna hitam dengan santai nya tidak ada rasa takut lagi.

Sudah jelas praktik ini dinilai mencederai program pemerintah, warga mengharapkan pemerintah Provinsi Kalimantan Barat segera turun tangan untuk menyelidiki lebih lanjut SPBU yang diduga melanggar aturan tersebut.
Publikasi ini memicu reaksi luas dari warganet yang mempertanyakan integritas pengelolaan SPBU tersebut. Banyak pihak berharap agar aparat kepolisian dan pemerintah daerah segera menindak tegas dugaan pelanggaran ini demi menjaga keadilan dan transparansi distribusi bahan bakar.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak berwenang terkait video viral tersebut, dengan semakin besarnya perhatian publik, diharapkan masalah ini dapat segera ditangani.
hingga berita ini terbit di meja Redaksi awak media belum dapat mengkonfirmasi ke pihak SPBU.
Tim













